PLANTARIA
HOT LINKS
- Flowering Pouches
Flowering Pouches for your walls - Flowering Baskets
Flowering Baskets for your walls - Conservation Indonesia
Working together to save our planet - Kebon Kembang
Info Tanaman Hias Indonesia - Yayasan Kehati
The Indonesian Biodeversity Foundation - KESEMAT - UNDIP
Kelompok Studi Ekosistem Mangrove Teluk Awur - Bibitku.Com
Bursa Bibit Tanaman Indonesia
ARTIKEL
Flamboyan, Tanaman Liar dari MadagaskarSyarifah, S.P. (12/28/2006) | |
| Index | |
|
ADA sejumlah kontroversi berkaitan dengan nama populer flamboyan. Sebagian menyebut dengan istilah ?mohr? (artinya merak) dan ?gul? (artinya bunga). Secara harfiah, maknanya mendekati peacock flower (bunga merak) atau di Indonesia dikenal juga dengan sebutan jingoh. Meski sama-sama cemerlang dengan warna bunga merah dan jingga, flamboyan jelas berbeda dengan bunga merak. Orang India menyebutnya dengan nama gulmohar. Nama etnik lainnya adalah sunkervara, mayarum, atau shima sankesula. Namun, di antara nama-nama yang diberikan, yang paling dikenal adalah nama yang berasal dari bahasa Prancis, fleur de paradis dan flamboyant. Nama inilah yang kemudian diadopsi oleh masyarakat kita di Indonesia. Sedangkan nama botani Royal Poinciana diberikan sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa Gubernur Antilles, M. de Poinci, yang pada abad ke-17 untuk pertama kalinya membawa tanaman flamboyan dari habitat aslinya yang liar di hutan Malagasy Barat, Madagaskar, untuk kemudian didomestikasi dan disebarluaskan ke berbagai belahan dunia. Berkat jasa Poinci pula, bunga flamboyan yang semula dianggap angker itu bisa dinikmati keindahan oleh masyarakat, termasuk kita di Indonesia. Flamboyan merupakan tanaman berbunga yang tumbuh di kawasan tropis dan subtropis. Tanaman ini cukup toleran di daerah kering dan kondisi air yang asin. Di daerah dengan kondisi kemarau panjang, daun flamboyan tumbuh hampir sepanjang musim. Namun, di daerah lain, flamboyan malah menggugurkan daun-daunnya seperti terjadi di Suriname dan sebagian Indonesia. Musim berbunganya berbeda antara satu tempat/negara dengan tempat/negara lain. Jika di Indonesia bunga flamboyan mekar pada Oktober-Desember, di India bunganya mekar pada periode April-Juni. Selain tampak indah sebagai tanaman hias, flamboyan juga memainkan fungsi lain yang tak kalah pentingnya, sebagai pohon peneduh. Bagi penduduk yang menghuni kawasan tropis, kehadiran flamboyan dengan daun-daunnya yang rimbun menjadi anugerah tersendiri. Orang-orang yang berada di bawah rindangnya pohon flamboyan bukan saja terhindar dari sengatan sinar matahari yang terik, tapi juga bisa menikmati kesegaran udara (oksigen) yang dihasilkan oleh daunnya yang rimbun. Flamboyan juga tumbuh di Australia. Di Amerika Serikat juga bisa ditemui meski di kawasan yang terbatas seperti di Florida, Rio Grande Valley sebelah selatan Texas, dataran rendah Arizona dan California, Hawaii, Pulau Virgin. Flamboyan tumbuh secara luas di Karibia, Puerto Rico, dan Kepulauan Guam. Di Kepulauan Mariana Utara, flamboyan merupakan pohon resmi negara. Di Kepulauan Karibia biji flamboyan digunakan sebagai instrumen perkusi yang dikenal dengan sebutan the shak-shak atau maraca. Status tanaman ini termasuk yang dilindungi.. (Syarifah, S.P./dari berbagai sumber).*** | |

